Akankah Tuhan Mengampuni Saya Apa Pun?

Tajug  

Menghapus dosa dengan Islam

Dikatakan Aisha, seringkali ketika seseorang berpikir untuk menerima Islam, mereka bingung atau bahkan malu dengan banyak dosa yang mungkin telah mereka lakukan selama hidup mereka. Beberapa orang bertanya-tanya bagaimana mereka bisa menjadi orang yang baik dan bermoral ketika dalam bayang-bayang mengintai dosa dan kejahatan mereka.

Menerima Islam dan mengucapkan kata-kata yang dikenal sebagai Syahadat atau kesaksian iman, (Saya bersaksi "La ilah illa Allah, Muhammad rasoolu Allah."), membersihkan batu tulis seseorang. Ia menjadi seperti bayi yang baru lahir, benar-benar bebas dari dosa.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Ini adalah awal yang baru, di mana dosa-dosa masa lalu seseorang tidak dapat lagi menahan seseorang. Tidak perlu dihantui oleh dosa masa lalu. Setiap Muslim baru menjadi tidak terbebani dan bebas menjalani kehidupan berdasarkan keyakinan mendasar bahwa Tuhan itu Esa," ujarnya.

Ketika seseorang tidak lagi ditahan oleh ketakutan bahwa dosa masa lalu atau gaya hidup mereka menghalangi mereka untuk menjalani kehidupan yang baik, jalan untuk menerima Islam seringkali menjadi lebih mudah.

Mengetahui bahwa Allah dapat mengampuni siapa pun, apa pun, tentu merupakan prospek yang menghibur. Namun demikian, memahami pentingnya tidak menyembah apa pun atau siapa pun selain Tuhan adalah yang terpenting karena itu adalah dasar Islam.

Tuhan tidak menciptakan manusia kecuali bahwa mereka harus menyembah Dia saja dan mengetahui bagaimana menjaga ibadah itu murni dan tidak tercemar adalah keharusan.

Namun, detailnya akan sering dipelajari setelah seseorang mengakui kebenaran agung dari jalan hidup yaitu Islam.

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu (yaitu Alquran ini, lakukan apa yang diperintahkan kepadamu dan jauhi apa yang dilarangnya), sebelum siksaan datang kepadamu secara tiba-tiba sedangkan kamu tidak menyadarinya!

"Jangan sampai ada orang yang berkata: “Aduh, kesedihanku karena aku tidak berbakti kepada Tuhan (yaitu aku tidak melakukan apa yang Tuhan perintahkan kepadaku), dan aku memang termasuk orang-orang yang diolok-olok. (Quran 39:55-6)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image