Telur Asin Rempah ‘Anandog’, Oleh-Oleh Khas Indramayu, Gurihnya Bikin Kangen

Kuliner  
Telur asin Anandog. (Lilis Sri Handayani) 
Telur asin Anandog. (Lilis Sri Handayani)

INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu memiliki banyak produk kuliner yang cocok dijadikan sebagai oleh-oleh usai mudik Lebaran Idul Fitri. Salah satunya adalah Anandog, telur asin rempah asli Indramayu.

Berbeda dengan telur asin pada umumnya yang berwarna hijau kebiruan, Anandog berwarna coklat gelap. Telur asin dari bebek itu diproduksi oleh industri rumahan yang terletak di Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Pemilik usaha Anandog, Kamsari, menjelaskan, warna coklat pada telur asin yang diproduksinya bukan berasal dari pewarna buatan ataupun hasil pemanggangan dan pembakaran. Melainkan dari rempah-rempah alami saat proses perebusan.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kamsari menggunakan berbagai rempah-rempah pilihan sebagai bumbu masak saat merebus telur bebek untuk menjadi telur asin. Selain itu, dia juga menggunakan sejumlah dedaunan, di antaranya daun jambu dan daun salam. Daun-daun itulah yang merubah warna cangkang telur bebek dari hijau kebiruan menjadi coklat gelap.

Tak hanya merubah warna cangkang telurnya, rempah-rempah itu juga mampu menembus ke dalam cangkang telur. Hal itu membuat rasa telur asinnya menjadi gurih, selain tetap dengan rasa asin yang menjadi ciri khasnya.

Rasa gurih dan lezat itu akan semakin terasa pada bagian merah telurnya yang berminyak saat dibelah. Rasa itupun akan membuat kangen para penikmatnya, hingga ketagihan untuk memakannya lagi.

Di masa lebaran ini, pesanan Anandog pun meningkat pesat.

‘’Anandog banyak dipesan untuk oleh-oleh mudik, hampers maupun hidangan lebaran,’’ kata Kamsari, Rabu (4/5/2022).

Kemasan Anandog. (Lilis Sri Handayani)
Kemasan Anandog. (Lilis Sri Handayani)

Tak hanya memperhatikan rasa, Kamsari juga membuat kemasan Anandog yang menarik dari kardus khusus telur. Karenanya, Anandog sangat menarik untuk dijadikan sebagai hadiah bagi keluarga tercinta.

Kemasan Anandog terbagi menjadi tiga. Yakni, berisi empat butir dengan harga Rp 18 ribu per kemasan, isi enam butir seharga Rp 22 ribu - Rp 25 ribu per kemasan, dan isi sepuluh butir seharga Rp 40 ribu per kemasan.

Bagi yang berminat, Anandog mudah ditemukan di warung-warung di sekitar lokasi usaha Anandog. Namun untuk lebih mudahnya, Anandog bisa dipesan secara online di marketplace maupun layanan pesan antar makanan. (Lilis Sri Handayani)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image