Sampaikan Amanah Ridwan Kamil, Tim Jabar Quick Response Kunjungi Keluarga Aira di Indramayu

Jogregan  
Tim Jabar Quick Response Kunjungi Keluarga Aira di Indramayu. (Lilis Sri Handayani)
Tim Jabar Quick Response Kunjungi Keluarga Aira di Indramayu. (Lilis Sri Handayani)

INDRAMAYU – Musibah yang dialami Aira Dwi Rahmayunda, bocah 13 tahun yang meninggal akibat banjir bandang di Kabupaten Sumedang, mengundang keprihatinan banyak kalangan, termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat itupun mengutus tim Jabar Quick Response (JQR), mengunjungi rumah keluarga di Desa Karangasem, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Selasa (10/5/2022).

Koordinator Kebencanaan JQR, Syehabudin mengatakan, kehadirannya itu untuk menyampaikan bela sungkawa dari gubernur Jawa Barat kepada keluarga korban secara langsung.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

‘’Alhamdulillah hari ini kita bisa bersilaturahmi dengan keluarga korban,’’ kata Syehabudin.

Syehabudin dan rombongan tim Jabar Quick Response diterima langsung oleh ayah dan ibu dari Aira, yakni Arman Yudha Iskandar dan Neng Masnunah.

‘’Kami juga menyampaikan amanah dari Pak Gubernur, santunan untuk keluarga Aira,’’ tutur Syehabudin.

Syehabudin menambahkan, sejak awal terjadinya musibah banjir bandang di Kabupaten Sumedang, Ridwan Kamil langsung mengarahkan Jabar Quick Response untuk segera merespon dengan menurunkan tim guna melakukan pencarian terhadap Aira. Pihaknya juga memberikan dukungan di dapur umum dalam musibah tersebut.

Di sisi lain, lanjut Syehabudin, dari keterangan kedua orang tua Aira, saat ini mereka sudah mengikhlaskan kepergian putri mereka. Keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada gubernur dan seluruh potensi SAR yang terlibat dalam pencarian hingga ditemukannya jenazah Aira.

Sementara itu, ibunda Aira, Neng Masnunah, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk Aira maupun pihak lainnya.

‘’Terima kasih banyak,’’ tutur Nenag Masnunah.

Seperti diketahui, Aira menjadi korban dalam peristiwa bencana banjir bandang di Citengah, Sumedang pada Rabu (4/5/2022) petang lalu. Saat itu, Aira dan keluarganya sedang berwisata. Namun tiba-tiba, banjir bandang datang dan menyeret bocah yang dikenal periang tersebut.

Aira kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Cimanuk di Desa Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu pada Sabtu (7/5/2022). Itu berarti, bocah tersebut terseret derasnya arus sungai hingga sejauh 82 kilometer. (Lilis Sri Handayani)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image