Keren, Lulusan Terbaik STIQ Al-Multazam Diberi Hadiah Umroh

Tajug  
Isna Septiasari memperoleh hadiah umroh gratis. (Istimewa)
Isna Septiasari memperoleh hadiah umroh gratis. (Istimewa)

KUNINGAN -- Isna tak pernah membayangkan akan memperoleh hadiah umroh gratis. Namun, prestasinya sebagai salah satu lulusan terbaik Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran (STIQ) Al-Multazam, Kuningan, akan segera mengantarkannya ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah itu.

Perempuan bernama lengkap Isna Septiasari itu diberi hadiah berupa umroh berkat prestasinya tersebut. Dia berhasil meraih predikat Magna Cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86.

Kejutan itu diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Multazam Husnul Khotimah, H Uud Pandu Suandhana, Sabtu (25/6/2022). Hadiah tersebut persembahan kerja sama dari PT Perintis dan PT Aliston.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Orang tua Isna, pasangan Sairin dan Rodlotul Hidayah, yang datang langsung menyaksikan sang puteri dihadiahi paket umroh gratis, terlihat tak kuasa menahan haru.

Selain lulus dengan predikat terbaik, perempuan asal “Kota Ukir” Jepara itu juga berhasil menuntaskan hafalan 30 juz Alquran. Metode hafalan yang digunakan adalah Tasmi’ bil Ghoib atau setoran hafalan Alquran sekali duduk tanpa melihat mushaf.

Isna juga merupakan mahasantri di angkatannya yang pertama kali mengajukan diri setoran hafalan Alquran dengan menggunakan metode tersebut.

Menurut dara kelahiran 27 September 1999 itu, menghafal Alquran bukanlah sebuah ajang perlombaan. Dimana siapa cepat dia menang. Namun, menghafal Alquran baginya adalah sebuah amanah yang harus dituntaskan.

‘’Bukan kemudian setelah menuntaskan hafalan Alquran lantas meninggalkan. Kewajiban setelah kita mampu menghafal keseluruhan Alquran adalah menjaganya,’’ tutur Isna.

Isna mengungkapkan, menghafalkan Alquran dan men-tasmi-kan hafalan Alquran 30 juz sekali duduk itu merupakan anugerah terindah dalam hidup. Meski demikian, tugas setelah mampu men-tasmi-kan Alquran tersebut bukanlah akhir dari menghafal Alquran.

‘’Setelah itu, ada usaha yang tetap menjadi sebuah kewajiban yaitu terus memuroja’ah (mengulang) hafalan,’’ tukas Isna.

Tak hanya Isna yang diberi predikat penghafal Alquran pada gelaran wisuda tersebut. Tercatat ada 106 wisudawan hafiz dan hafizah lain dari Prodi Ilmu Al Quran dan Tafsir yang digelari sebagai Sarjana Agama (SAg).

Sekretaris Kopertais Wilayah II, Usep Rustandi, turut menghadiri gelaran wisuda tersebut. Dia pun menyampaikan ucapan selamat atas kelulusan seluruh wisudawan yang dikukuhkan. (Lilis Sri handayani)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image