Cerita Peserta Audisi KDI Indramayu, Rela Tidur di Mushola, Ingin Lolos Demi Bahagiakan Ortu

Jogregan  
Peserta audisi KDI di Pendopo Indramayu. (Diskominfo Kabupaten Indramayu)
Peserta audisi KDI di Pendopo Indramayu. (Diskominfo Kabupaten Indramayu)

INDRAMAYU -- Animo masyarakat untuk mengikuti audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2022 yang digelar Media Nusantara Citra Televisi (MNC TV) di Pendopo Indramayu, tinggi. Tak hanya dari Kabupaten Indramayu dan sekitarnya, ada juga peserta yang datang dari luar Jawa Barat.

Audisi di Pendopo Indramayu itu dilaksanakan selama dua hari, yakni 29 - 30 Juli 2022. Seperti hari pertama, antusiasme peserta untuk mengikuti audisi juga tinggi pada hari kedua audisi, Sabtu (30/7/2022).

Salah seorang peserta audisi itu berasal dari Purbalingga, Anggun Putri Azzahara (15). Dia datang mengikuti audisi KDI dengan ditemani ibunya. Siswi kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) itu langsung berangkat ke Kabupaten Indramayu selepas pulang sekolah.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Anggun bahkan masih menggunakan seragam pramuka. Dia dan ibunya tiba di Pendopo Indramayu pukul 23.00 WIB.

Sedianya, Anggun dan ibunya akan bermalam di Alun-alun Indramayu. Namun, mereka dipersilahkan oleh tenaga keamanan Pendopo untuk tidur di mushola Sekretariat Daerah (Setda) Indramayu.

Peserta muda itu sesungguhnya memiliki basic menyanyi musik pop. Namun menurut sang ibu, Anggun ingin mencoba peruntungan di musik dangdut.

Harapan Anggun mengikuti audisi ini tentunya dapat memperoleh tiket ke Jakarta. Dia berkeinginan membahagiakan orang tuanya.

‘’Niat saya mengikuti kontes KDI ini adalah untuk membahagiakan orang tua. Semoga saya bisa lolos dan dapat tiket ke Jakarta,’’ tutur Anggun penuh harap.

Sama seperti Anggun, salah seorang peserta lain yang berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah, Putri, juga rela tidur di mushola Setda Indramayu demi mengikuti audisi KDI.

Putri pun rela meninggalkan suaminya, yang tidak dapat mengantar karena harus bekerja, demi berangkat ke Indramayu untuk mencoba peruntungannya.

Putri yang memang sehari-harinya berprofesi sebagai penyanyi di daerahnya, ingin mengembangkan bakat menyanyinya dan dapat terkenal. Dia berharap dapat lolos di Audisi Indramayu sehingga memperoleh tiket ke Jakarta.

‘’Semoga saya dapat lolos ke Jakarta dan menjadi terkenal seperti bunda Iis Dahlia,’’ kata Putri.

Hal senada disampaikan Dewi (22), peserta asal Brebes, Jawa Tengah. Karyawati sebuah pabrik itupun ingin mengembangkan kemampuan menyanyinya. Dalam kesehariannya, dia juga sering membuat konten dan meng-cover lagu.

‘’Dengan mengikuti kontes KDI, saya berharap bisa sampai ke Jakarta. Selain ingin mengembangkan kemampuan menyanyi, saya juga berharap dapat membuat bangga orang tua,’’ tukas Dewi.

Dewi pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu, Nina Agustina, yang telah mempersilahkan tempat kerjanya dipergunakan untuk audisi KDI. Apalagi, dia dan sejumlah peserta lainnya diperbolehkan menginap di mushola Setda Indramayu.

Sementara itu, Executive Producer MNC TV, Devid Sabtatiyanto, mengakui tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan Audisi KDI di Kabupaten Indramayu. Menurutnya, Audisi KDI yang pertama kali digelar di Kabupaten Indramayu itu dilaksanakan untuk mencari bakat penyanyi yang bernuansa tarling.

‘’Kita ingin mencari penyanyi-penyanyi yang nuansanya tarling, dan sudah lama gak ada. Kita mau coba cari supaya makin berwarna lagi. Mudah-mudahan dapat,’’ tandas Devid. (Lilis Sri Handayani)

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image