Peringatan Hari Jadi ke-653 : Cirebon Ngobeng Yuh

Jogregan  
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis (kanan). (Dok Diskominfo Kota Cirebon)
Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis (kanan). (Dok Diskominfo Kota Cirebon)

CIREBON -- Rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon akan dimulai sejak 15 Juli 2022 hingga 31 Juli 2022. Mengusung tema ‘Cirebon Ngobeng Yuh’, peringatan Hari Jadi pada tahun ini akan melibatkan masyarakat Kota Cirebon secara luas.

‘’Kota Cirebon akan melaksanakan hajatan, yaitu memperingati Hari Jadi ke-653 Cirebon. Rangkaian kegiatannya selama dua minggu, 15-31 Juli 2022. Puncak malam syukurannya 31 Juli atau malam Senin,’’ ungkap Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis, dalam sesi jumpa pers di rumah dinasnya, Selasa (5/7/2022).

Azis menjelaskan, rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon tetap mengusung aspek lokalitas atau tradisional, religious. Tapi dengan mengombinasikan aspek modernitasnya. Bahkan turut melibatkan sejumlah pihak dari luar Cirebon.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

‘’Contoh, pagelaran budaya nusantara, kita akan mengundang duta kesenian dari daerah lain, seperti Bali, Yogyakarta, dan lainnya. Termasuk dari Ciayumajakuning dan daerah lain di Jawa Barat,’’ jelas Azis.

Ada pula even lari maraton 10 kilometer.

Pihak panitia pelaksana, sambung Azis, telah menyiapkan perencanaan matang. Salah satunya perangkat promosi dan publikasi. Lokasi pelaksanaan rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon pun tidak hanya terpusat di tengah kota.

‘’Tapi kita sebar. Seperti, pagelaran wayang golek di lapangan Kesambi Dalam, Cirebon Bersalawat di Kebonpelok Harjamjukti, Kreasi Pelajar di Gedung Negara, Pentas Budaya Nusabtara di Alun-alun Kasepuhan, dan lainnya,’’ tutur Azis.

Azis mengatakan, pihaknya juga melibatkan masyarakat luas di Kota Cirebon dalam agenda Cirebon Memayu. Maksudnya, jika peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dianalogikan hajatan, maka perlu bersih-bersih lingkungan sebelum pelaksanaan atau memayu.

‘’Semua masyarakat akan terlibat dalam Cirebon Memayu. Tujuannya untuk membuat Kota Cirebon menjadi tempat yang lebih rapi, cantik, dan tertib. Bisa seperti kerja bakti massal dan mempercantik lingkungan,’’ kata Azis.

Azis menambahkan, dikarenakan banyaknya pihak yang terlibat dalam momen hajatan tersebut, maka diharapkan semua pihak dapat menyukseskannya. Atau dalam bahasa Cirebon, dikenal dengan istilah ngobeng.

‘’Makanya tagline-nya Cirebon Ngobeng Yuh,’’ kata Azis.

Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dan Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022, Kadini. Dia mengatakan, ada beberapa hal yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi Cirebon pada tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

‘’Seperti, setelah salat Ashar di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, menuju komplek Makam Sunan Gunung Jati dengan jalan kaki dalam gelaran kirab,’’ tandas Kadini. (Lilis Sri Handayani)

Berita Terkait

Image

Anak Muda Cirebon Siap-siap, Pendaftaran Jaka Rara Dibuka. Ini Syarat dan Penilaiannya

Image

Wali Kota Cirebon dan Gubernur Jabar Berbalas Pantun Tentang Jadi Presiden, Ini Isinya

Image

Berbekal Toa, Wali Kota Cirebon Turun ke Pasar Ingatkan Prokes

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image